KAPOLRES TANJUNGPINANG BANTU 1 UNIT SEPEDA MOTOR UNTUK OPERASIONAL LANUDAL
Polres Tanjungpinang info
Sebagai wujud sinergitas antara TNI dan Polri dalam memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, Polres Tanjungpinang memberikan bantuan 1 ( satu ) unit kendaraan roda 2 merek Honda kepada Lanudal kota Tanjungpinang, Kamis (28/12) pagi.
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro, SH, SIK, MH yang dalam penyerahan nya di wakili oleh Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Hendriyal mengatakan, bantuan yang kita berikan merupakan suatu penghargaan dari Polres Tanjungpinang kepada Lanudal Tanjungpinang yang sudah banyak membantu Polri khususnya Polres Tanjungpinang dalam menciptakan serta memelihara keamanan dan ketertiban diwilayah hukum Polres Tanjungpinang, terang Ardiyanto.
Disamping itu, kendaraan yang diberikan dapat lebih mengoptimalkan tugas – tugas operasional yang akan dilakukan oleh Lanudal dalam menjangkau tempat – tempat yang tidak bisa dilakukan dengan menggunakan kendaraan roda 4 ( empat ) dalam pelaksanaan patroli, sehingga sinergitas dalam memelihara kamtibmas dapat dilakukan secara optimal,ujar Ardiyanto.
“Bantuan satu unit kendaraan roda 2 (dua) ini diterima langsung oleh Danlanudal Tanjungpinang Letkol Laut ( P ) Henoch Nazarius di kantor Lanudal Km 12, berikut STNK, BPKB dan kunci kendaraan “.
Ditempat yang sama, Danlanudal juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polres Tanjungpinang karena mendapatkan bantuan kendaraan Roda dua untuk patroli di tempat-tempat yang tidak terjangkau.
Semoga sinergitas yang terjalin baik antara TNI – Polri dapat memaksimalkan dalam memelihara serta mempererat kesatuan dan persatuan serta Garda Terdepan dalam Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, tutupnya.


” Korban ( Mardiana ) tak ada kaitannya dengan aksi dorong-dorongan antara petugas dan mahasiswa, korban kaget melihat aksi dorong-dorongan dan terjatuh (kemungkinan kaki korban masuk parit),” terang Ardiyanto.

Hal ini dibuktikan langsung oleh Ardiyanto dari awal start sampai menuju garis finish, meskipun tidak mendapatkan peringkat dalam Lari 10 K yang di ikuti lebih kurang 1000 ( seribu ) peserta yang terdiri dari berbagai kategori diantaranya, kategori Internasional, Nasional, Umum dan Pelajar baik putra dan putri, jelas Ardiyanto di garis finish.















